Oct 25, 2016

Cacat fisik, pria ini masih semangat bekerja sebagai penambal ban

Brilio.net - Hidup tak selamanya berjalan mudah dan terasa menyenangkan. Sesekali, sebagai manusia kita mengeluh karena terlalu banyak pekerjaan di kantor atau di sekolah. Namun lewat potret seorang pria yang bekerja sebagai penambal ban ini bakal membuat siapapun lebih bersyukur dan berhenti untuk mengeluh.
Pria yang bekerja sebagai penambal ban ini membuktikan bahwa fisik yang tak sempurna bukanlah penghalang untuk terus bekerja. Kisahnya dibagikan oleh akun Facebok Selamat Pagi Indonesia pada Minggu (23/10). Dengan kondisi kaki tak sempurna, ia tetap semangat dan sigap saat melayani pengguna jalan yang membutuhkan jasanya.

 Berdasarkan penulusuran yang dilakukan brilio.net, potret pria tersebut pernah diberitakan dalam laman Wheninmanila. Menurut situs tersebut, beberapa hari lalu, seorang netizen asal Filipina, Jansen Sangueza memposting foto pria yang sedang menambal ban itu.
Kala itu, Sangueza dalam perjalanan menuju ke Ilocos Norte, Filipina dengan mengendarai truk. Saat itu dirinya hendak mengantar tempat tidur. Namun dalam perjalanan, ban truknya mendadak kempis. Hal itu membuatnya tak bisa melakukan perjalanan yang jauh.

Beruntung Sangueza menemukan sebuah tambal ban. Tanpa pikir panjang dirinya langsung mendatangi tempat tersebut. Alangkah terkejutnya Sangueza saat melihat orang yang akan memperbaiki bannya. Bukan wajahnya, melainkan lelaki yang memperbaiki ban truknya itu tak memiliki dua kaki.

Sangueza merasa tak enak dan khawatir terhadap pekerjaan yang terbilang berat itu dapat melukai tubuh pria yang tak memiliki kaki itu. Ternyata anggapan itu salah, penambal ban itu malah memperbaiki ban truk miliknya dengan waktu yang sangat cepat.




Lapak tambal ban pria itu luasnya hanya beberapa meter. Beberapa bagian bangunan berbahan kayu dan bambu pun tampak telah lapuk. Di lapak sederhana itu, pria itu duduk beralaskan tanah, sambil menangani ban kendaraan orang yang memakai jasanya.

Meski Jansen tak menyebutkan identitas pria tersebut, tapi dari foto yang ia unggah menunjukkan bahwa penambal ban itu tampak bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan istri dan dua anaknya.

Netizen yang melihat potret pria penambal ban itu pun langsung memberikan respons yang positif. Mereka merasa malu karena masih suka mengeluh soal pekerjaan. Namun mereka juga terinspirasi dan salut akan semangat bekerja yang ditunjukkan seseorang yang fisiknya tak sempurna.


Perumahan Depok Siap Huni

No comments: